NETWORK MONITORING
Network Monitoring atau Sistem Pemantau Jaringan adalah aplikasi program yang dipergunakan untuk mengetahui ada tidaknya celah keamanan dalam suatu system. Network Monitoring biasanya dilakukan dengan menggunakan SNMP (Simple Network Management Protocol). SNMP versi 1 paling banyak dipergunakan meskipun saat ini sudah ada SNMP versi 2.
Tingkat keamanan SNMP versi masih sangat rendah sehingga memungkinkan penyadapan oleh pihak yang tidak diinginkan. Adapun contoh dari aplikasi network monitoring adalah :
- HP OpenView (Windows)
- Etherboy (Windows) dan Etherman (Unix)
- SNMP Collector (Windows)
Sedangkan pemantau jaringan yang tidak mempergunakan SNMP antara lain :
- iplog, yang merupakan bagian dari paket iplog untuk memantau paket IP, ICMP, UDP
- icmplog, yang merupakan bagian dari paket iplog untuk memantau paket IP, ICMP, UDP
- udplog, yang merupakan bagian dari paket iplog untuk memantau paket IP, ICMP, UDP
- iptraf, yang sudah termasuk dalam paket Linux Debian netdiag
- rafshow, yang menunjukan traffic antar host dalam bentuk text mode
Network Monitoring System (NMS)

NMS (Network Monitoring System) adalah suatu system yang digunakan untuk memonitoring kondisi dari suatu jaringan. Dengan adanya monitoring sistem network adminitrator dengan mudah dapat mengetahui keadaan jaringannya dengan menerima peringatan.Kegunaan NMS yaitu memonitoring masalah-masalah yang ada dijaringan baik itu server yang crash atau overlaod, koneksi jaringan ayaupun perangkat lainya.Sebagai contoh apabila perangkat hardware atau software yang ada dalam NMS down atau mati maka NMS akan memberi suatu peringatan sebuah tanda kepada administrator.
Sumber : http://anakkilat.wordpress.com/2008/06/23/network-monitoring/
http://zenos48.blogspot.com/2008/10/network-monitoring-system-nms.html
Komentar
Posting Komentar