Hi.dup dan Ki.ta

Sumber : www.kumparan.com

Menatap senja,
memandang cakrawala,
melihat dunia.

Mungkin seperti itulah kita dicipta,
untuk mencari sebuah makna,
dalam perihnya luka,
dalam kerasnya hidup yang menerpa,
dalam sebuah peristiwa yang membuat bahagia,
dalam hangatnya sebuah kata keluarga,
dalam seuntai bait-bait do'a.

Hidup laksana samudera,
kita adalah nahkodanya.
Mengarungi lautan luas yang pasti bertepi,
berujung,
dan berbatas.

Kita adalah kita,
penulis yang sangat ulung dalam menulis,
pendengar yang hebat dalam mendengar,
pembicara yang pandai dalam berbicara.

Tapi kita bukan kita,
bukan penulis skenario kehidupan,
bukan pula penentu masa depan,
atau pengatur peradaban.

Kita adalah insan.
Sesosok manusia yang tak luput dari kesalahan.
Karenanya, mari berubah untuk berubah, bertransformasi menjadi insan yang lebih baik lagi di masa mendatang, masa depan.
Cimahi, 06 April 2019
-Canopus

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN PEMBELAJARAN DIAGNOSA WAN

Kala Senja Tak Lagi Jingga

'W' ith yo 'U'