Introvert



Introvert, satu kata yang cukup menggambarkan diriku.
Aku tak pandai berbicara, berkomunikasi bahkan berceloteh.
Saat itulah, hanya kata yang mampu kutulis di secarik kertas kosong.
Ya, untuk menuangkan apa yang tak bisa aku katakan.
Untuk sekedar berbagi rasa dan apapun yang tak mampu kuucapkan lewat kata.

Bagi seorang introvert, menulis adalah hidup. Mengapa?
Karena lewat sajak-sajak kata yang pena ukir dalam sebuah kertas adalah cerminan dirinya, tumpahan perasaannya, kata dari  otak yan tak mampu ia ucapkan lewat lisan.
Namun tergambar jelas dalam sebuah tulisan yang ia rangkai.

Tulisan lekat erat dengan sastra.
Kami orang introvert bukanlah sastrawan atau ahli bahasa.
Tapi kami hanya bisa lakukan ini.
Goresan-goresan dari kata yang tak pernah terucap.
Bisa dengan mudah kami lukiskan lewat tulisan.
Karena sebuah tulisan takkan pernah berbohong.
Namun lisan mudah menipu orang dengan kata-kata manisnya.

Orang introvert bukanlah orang pendiam.
Meskipun kami jarang berbicara bukan berarti kami bisu.
Kami hanya berbeda.
Berbeda dalam hal penyampaian kata.
Tulisan adalah saksi sejarah kami yang tak pernah mengkhianati.
Karena itulah, kami berkawan dengan pena dan tulisan.

Goresan malam ini terhenti dan kututup dengan sebuah senyum kecil.

Rabu, 14 Oktober 2015
21:28

Komentar

  1. di tulisan ini, aku iri. aku memang bukan introvert, tapi aku bukan juga layaknya ekstrovert yang kebanyakan mempunyai kawan. yang aku iri, aku tak pandai merangkai kata menjadi sebuah tulisan yang nyata dan menusuk hati seperti para introvert kebanyakan. aku tak bisa diam dengan beribu kata lalu dituangkan dalam secarik kertas yang akhirnya bermanfaat atau sekadar menggugah hati orang lain. satu lagi aku tak tahan untuk membaca buku dengan setumpuk huruf yang menjadi modal untuk menulis nyata haha. maaf aku jadi curhat wkwk.. tulisan mu bagus sih hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih telah berkunjung :) Komentarmu menjadi pemantik bagiku untuk terus menulis ^^

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

CATATAN PEMBELAJARAN DIAGNOSA WAN

Kala Senja Tak Lagi Jingga

'W' ith yo 'U'